Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di USU: Indonesia Tidak Boleh Jadi Pemain Kandang, Kita Harus Bisa Berubah -->

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di USU: Indonesia Tidak Boleh Jadi Pemain Kandang, Kita Harus Bisa Berubah

18 Februari 2019, 18 Februari


MEDAN
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memberi kuliah umum di hadapan ribuan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU),di Auditorium USU Medan,  Senin (18/2).

Luhut menyampaikan keberhasilan Presiden Joko Widodo membangkitkan kembali geliat perekonomian Indonesia dan pencapaiannya selama menjabat. 

Luhut datang ke USU  bersama sejumlah tokoh, antara lain anggota MWA USU Dr RE Nainggolan, Ruhut Sitompul, mantan Menlu Alwi Shihab dan sejumlah tokoh lainnya. Hadir disana Rektor USU Prof Runtung Sitepu SH.
Banyak hal yang disampaikan Luhut dalam ceramahnya bertema: “Wawasan kebangsaan menuju kedaulatan pangan, maritim dan daya saing bangsa dalam era revolusi industry 4.0”. Mulai dari perkembangan ekonomi sampai pesan kepada mahasiswa. 

Dari hasil riset yang dibuatnya, ekonomi Indonesia akan terjadi resesi setiap tujuh tahun. Setiap periode presiden sejak Zaman Suharto, Indonesia selalu nyaris terkena krisis ekonomi. Bahkan krisis ekonomi juga hampir menerpa di saat Jokowi baru menjabat.

"Saat itu saya Kepala Staf Presiden. Di situ saya kenal, Pak presiden berani orangnya. Kalau tidak dicabut subsidi, itu akan berdampak pada ekonomi. Tapi kalau dicabut subsidi. Itu dampaknya selama enam bulan, setelah itu akan rebound," katanya. 

Dari sisi popularitas, kata Luhut, Jokowi memang sempat menurun drastis saat enam bulan pertama. Namun popularitasnya tetap stabil dan terus meningkat hingga saat ini. 

"Dan ini, saya sampaikan, supaya kalian yang sebagai generasi penerus ini paham . Kita meletakkan fondasi. Indonesia tidak boleh jadi pemain kandang. Kita harus bisa berubah. Karena kita punya semua," ujarnya. 

Menurutnya, Jokowi juga dikenal sebagai orang yang cepat dan berani mengambil keputusan. Itu pun dengan hitungan yang pasti. Sehingga pembangunan juga bisa cepat terlaksana. 

Dia pun menjelaskan, saat ini pemerintah bakal mengirim puluhan ribu mahasiswa, untuk sekolah di universitas populer di dunia.

"Tadi Pak Rektor sudah menyampaikan, banyak mahasiswa yang bagus. Ayo kamu belajar, bagaimana kamu mau dapat Cumlaud 4, kalau terlalu asyik bermacam-macam. Setelah kamu tamat banyak tantangan yang harus dihadapi supaya negeri ini bagus," tegasnya. 

Dia juga berharap para mahasiswa tidak hanya berani tampil di kancah nasional. "Saya berharap Sumut, anak-anak USU ini bisa tampil di pentas nasional dan internasional dengan berbagai bidang kemajuan," ujarnya.
Bagi Luhut Industri 4.0 menjadi hal yang penting. Dia juga mengajak agar seluruh mahasiswa bisa menjaga persatuan dan kesatuan. "Kita harus bersyukur bahwa Indonesia dalam keadaan damai," katanya. 

Dikatakannya, indah kedamaian itu, jangan dengarkan ambisi seseorang yang bisa membuat kita terpecah-pecah. Saya bangga dan ke depan di harap ada pemimpin diantara kalian. Diharap orang Medan ini paten-patenlah, kata Luhut yang mengaku sudah berusia 72 tahun.

Pada kesempatan itu luhut juga menceritakan cucunya yang berusia 17 tahun dan dalam aktivitasnya tidak mau dibantu, karena sudah mandiri. Dalam melakukan pilihan kata Luhut mahasiswa jangan salah pilih, seperti memilih pacar. Jangan hanya melihat cantiknya saja namun lihat apa yang sudah dicapai keluarganya. Jadi satu kesatuan untuk menentukan pilihan mu. Sebelum memutuskan jangan hidup dengan berita-berita bohong (hoax) dan kita jangan pernah berbohong pada rakyat Indonesia. Kita ceritakan saja keberasilan kita, katanya.(Dame)
Teks foto : Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan diulosi Rektor USU Prof Runtung Sitepuseusai ceramah kebangsaan  dan kemudian foto bersama.


TerPopuler