Bos com,LANGKAT - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat terus membuktikan keberhasilan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Hal ini ditunjukkan melalui pelaksanaan Panen Jagung Periode Ke-ll yang berlangsung di Area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Ketapang Terpadu pada Selasa (22/9/2026).
Kegiatan panen ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, Robinson Perangin Angin, bersama seluruh Pejabat Struktural Eselon, serta jajaran staf pegawai Lapas Narkotika Langkat. Kehadiran seluruh jajaran ini menjadi bentuk dukungan penuh terhadap optimalisasi ketahanan pangan berbasis pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Proses pemanenan jagung dituntaskan oleh 11 orang warga binaan yang bertugas sebagai tahanan pendamping (tamping) SAE. Seluruh tahapan panen berjalan lancar di bawah bimbingan dan pengawasan ketat dari staf Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) dan Pengamanan untuk memastikan prinsip keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
Kalapas Narkotika Langkat, Robinson Perangin Angin, mengapresiasi kerja keras jajaran Giatja serta ketekunan warga binaan dalam mengelola lahan pertanian terpadu tersebut. Hasil panen periode kedua ini menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan kemandirian di Lapas Narkotika Langkat mampu menghasilkan produk pertanian yang produktif dan bernilai guna.
Seluruh rangkaian kegiatan panen jagung di Lahan SAE Ketapang Terpadu terlaksana dengan aman, lancar, dan kondusif. Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Langkat berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian agar para warga binaan memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke tengah masyarakat.(JN)
