Respons Cepat Atas Pemberitaan, Lapas Kelas I Medan Laksanakan Pemeriksaan dan Razia Insidentil


Bos com,MEDAN-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan bergerak cepat menindaklanjuti pemberitaan media yang memuat dugaan keterlibatan salah seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam aktivitas peredaran narkotika, penipuan daring (online scam), serta dugaan praktik penyimpangan di lingkungan Lapas Kelas I Medan. Rabu [22/7/2026]

Sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan Lapas yang bersih dari HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba), Kepala Lapas Kelas I Medan segera memerintahkan pelaksanaan deteksi dini melalui razia insidentil dan pemeriksaan terhadap WBP yang disebut dalam pemberitaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), serta diawasi oleh Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal).

Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan prinsip humanis dan profesional. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan handphone, narkotika, maupun barang-barang terlarang lainnya. Dengan demikian, hasil penggeledahan dinyatakan nihil.

Selain pelaksanaan razia, petugas juga telah meminta keterangan kepada WBP yang bersangkutan terkait substansi pemberitaan yang beredar. Sebagai bentuk itikad baik, yang bersangkutan secara sukarela membuat surat pernyataan yang pada pokoknya membantah tuduhan sebagaimana diberitakan serta menyatakan kesediaannya menerima konsekuensi sesuai ketentuan yang berlaku apabila di kemudian hari terbukti melakukan pelanggaran, termasuk apabila berdasarkan mekanisme yang berlaku diusulkan untuk dipindahkan ke Lapas dengan tingkat pengamanan yang lebih tinggi.

Kepala Lapas Kelas I Medan menegaskan bahwa setiap informasi, laporan masyarakat, maupun pemberitaan yang berkembang menjadi perhatian serius dan selalu ditindaklanjuti melalui langkah-langkah pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku. Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas penyelenggaraan pemasyarakatan.

Lapas Kelas I Medan juga terus memperkuat deteksi dini melalui razia rutin dan insidentil, meningkatkan pengawasan terhadap warga binaan, serta bersinergi dengan aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika maupun bentuk pelanggaran lainnya.

Apabila di kemudian hari ditemukan adanya pelanggaran yang didukung alat bukti yang sah, baik yang dilakukan oleh warga binaan maupun petugas, Lapas Kelas I Medan akan menindaklanjutinya secara profesional, transparan, dan tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui langkah cepat tersebut, Lapas Kelas I Medan menegaskan komitmennya untuk selalu responsif terhadap setiap atensi pimpinan maupun informasi yang berkembang di masyarakat, sekaligus terus membangun kepercayaan publik melalui pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.(JN/Re)

Lebih baru Lebih lama