Bos com,SIBOLGA- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga melaksanakan kegiatan fogging di seluruh area Lapas dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kota Sibolga, Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif untuk mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti yang dapat menyebabkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Pelaksanaan fogging dimulai sejak pagi hari dan menyasar seluruh titik yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Penyemprotan insektisida dalam bentuk kabut halus dilakukan oleh petugas Dinas Kesehatan yang didampingi petugas kesehatan dan jajaran pengamanan Lapas.
Seluruh area Lapas menjadi sasaran utama, termasuk kamar hunian warga binaan, area steril, pos jaga, brandgang, kamar mandi umum, saluran air kotor, serta sudut-sudut yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Kepulan asap fogging terlihat menyelimuti blok-blok hunian sebagai tanda upaya pencegahan yang dilakukan secara menyeluruh.
Kepala Lapas Kelas IIA Sibolga, Tri Purnomo, menegaskan bahwa kesehatan lingkungan merupakan prioritas utama. “Lingkungan yang sehat adalah prioritas utama kami. Melalui fogging ini, kita berupaya meminimalisir risiko penyakit dan memastikan kondisi Lapas tetap aman dan nyaman,” ujarnya.
Sebelum pelaksanaan fogging, pihak Lapas Sibolga juga telah melakukan sosialisasi kepada seluruh warga binaan agar kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif. Warga binaan diberikan pemahaman mengenai manfaat fogging serta langkah-langkah persiapan yang harus dilakukan sebelum penyemprotan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Sibolga menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, bersih, dan terbebas dari ancaman penyakit. Kegiatan fogging juga menjadi bagian dari upaya rutin pemeliharaan kebersihan lingkungan sebagai dukungan terhadap kesehatan warga binaan dan petugas.(Tim Humas Lasiga).
