Bos com,MEDAN- Wakil Bupati Samosir sekaligus Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Samosir, Ariston Tua Sidauruk, terus memperkuat kelembagaan HKTI hingga tingkat kecamatan sebagai wadah perjuangan aspirasi dan peningkatan kesejahteraan petani. Langkah tersebut ditandai dengan pelantikan sembilan Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Samosir oleh DPD HKTI Sumatera Utara. Pelantikan yang dirangkai dengan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC HKTI Kabupaten Samosir di Aula Manihuruk, Jumat (06/11/2026), mendapat dukungan Anggota DPR RI Sabam Rajagukguk.
Pelantikan ini menjadi langkah strategis memperluas jaringan organisasi sekaligus memperkuat konsolidasi HKTI dalam memperjuangkan aspirasi petani. Melalui Rakercab, jajaran pengurus juga membahas penyusunan program kerja tahun 2026 dengan mengedepankan sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Samosir, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan guna mengoptimalkan potensi pertanian daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Harian II DPD HKTI Sumatera Utara Rafriandi Nasution, Sekretaris DPD HKTI Sumatera Utara Muhammad Syah, Anggota DPRD Samosir Rinaldi Naibaho dan Basaruddin Situmorang, Asisten II Hotraja Sitanggang, Asisten III Arnod Sitorus serta Ketua TP PKK Kabupaten Samosir Ny. Kennauli A. Sidauruk.
Sejalan dengan program swasembada pangan dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Ariston menilai Samosir memiliki potensi pertanian yang besar untuk dikembangkan, khususnya komoditas jagung, kopi dan peternakan. Untuk itu, diperlukan kolaborasi yang kuat dalam mengembangkan komoditas unggulan, memperluas kemitraan dan akses pemasaran, memanfaatkan teknologi pertanian serta mendorong regenerasi petani. "HKTI harus menjadi rumah bagi petani, tempat berdiskusi, berkolaborasi dan mencari solusi untuk kemajuan pertanian Samosir. Kita harus bergerak bersama, saling menguatkan dan memastikan organisasi ini memberikan manfaat nyata bagi petani," tegas Ariston.
Melalui Rapat Kerja Cabang (Rakercab) tersebut berharap seluruh pengurus dapat menyusun program kerja yang realistis, terukur dan berorientasi pada kebutuhan petani, sehingga keberadaan HKTI benar-benar menjadi mitra strategis dalam memperkuat pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Samosir.
Sementara itu, Anggota DPR RI Sabam Rajagukguk menekankan bahwa pembangunan pertanian tidak hanya berbicara tentang peningkatan produksi dan hasil panen, tetapi juga menyangkut kesejahteraan petani. Menurutnya, hasil pertanian merupakan sumber pembiayaan berbagai kebutuhan rumah tangga, mulai dari pendidikan anak, kesehatan, kebutuhan sehari-hari hingga modal untuk kembali menanam.
Ia meminta sembilan PAC yang baru dilantik menjadi garda terdepan dalam menggalang, mengoordinasikan dan memperjuangkan kebutuhan petani di wilayah masing-masing. HKTI diharapkan mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah sekaligus penghubung petani untuk memperoleh akses penyuluhan, pupuk, pembiayaan usaha, bantuan pertanian dan berbagai program pemberdayaan.
Sabam juga menyampaikan dukungannya terhadap program swasembada pangan yang menjadi salah satu agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, dukungan anggaran pemerintah terhadap sektor pertanian, perikanan, melalui perbankan dan BUMN harus dapat dimanfaatkan untuk memperkuat produktivitas serta kesejahteraan petani. Ia juga mendorong pengembangan komoditas unggulan yang memiliki kualitas ekspor agar memberikan nilai tambah dan membuka peluang pasar yang lebih luas.
Dalam kesempatan tersebut, Sabam menyampaikan komitmennya untuk membantu pengembangan perkebunan kopi di Kabupaten Samosir. Sebagai bentuk dukungan awal, ia menyebutkan rencana penyaluran sebanyak 20 ribu bibit kopi bagi petani Samosir. Ia juga membuka ruang pendampingan dan bantuan pengurusan dokumen yang diperlukan untuk mendukung kebutuhan program pertanian melalui jalur pemerintah pusat.
"Saya melihat pertanian harus memberikan manfaat bagi kehidupan petani. Karena itu, PAC harus terus hadir mendampingi petani. Mari bersama-sama membantu pemerintah memajukan pertanian," ungkapnya.
Ketua Harian II DPD HKTI Sumatera Utara Rafriandi Nasution mengapresiasi kerja cepat ketua DPC HKTI Kabupaten Samosir yang telah menginisiasi pelantikan sembilan PAC. Ia berharap langkah tersebut diikuti dengan program kerja kolaboratif yang mampu memotivasi pengurus di tingkat kecamatan serta membangun kemitraan dengan pemerintah daerah.
Rafriandi juga mendorong HKTI Samosir menetapkan setidaknya satu komoditas unggulan yang berpotensi menembus pasar ekspor. Menurutnya, Samosir memiliki posisi strategis sebagai kawasan pariwisata super prioritas yang dikenal hingga tingkat internasional. Potensi tersebut perlu diperkuat dengan pengembangan sektor pertanian agar pariwisata dan pertanian dapat tumbuh saling mendukung.
"Satu saja produk pertanian Samosir mampu menembus pasar ekspor, itu akan menjadi pencapaian yang luar biasa. Karena itu, kreativitas, kualitas produk dan kemampuan petani harus terus dikembangkan. Saya berharap DPC HKTI menyusun program kolaborasi, memotivasi PAC dan memastikan bantuan pertanian dimanfaatkan secara optimal," ujarnya.(JN)
