Imigrasi Sumut Gandeng Bea Cukai dan Forkopimda, Komitmen Jaga Perairan Batu Bara


Bos com,BATU BARA- Perairan Batu Bara yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka kini berada dalam pengawasan ketat. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara menggelar Apel Bersama Operasi Gabungan Laut di Lapangan Upacara PT INALUM, Senin (28/9), sebagai langkah tegas memberantas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).

Operasi ini dirancang khusus untuk menutup celah jalur perlintasan ilegal di kawasan pesisir Batu Bara. Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumatera Utara, Dr. Parlindungan, S.H., M.H., menegaskan bahwa posisi Batu Bara sangat strategis sekaligus rawan. Tingginya lalu lintas laut, banyaknya pelabuhan rakyat dan muara sungai, serta garis pantai yang tidak seluruhnya terjangkau Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) menuntut pengawasan yang lebih optimal.

Sebanyak 130 personel gabungan diterjunkan dalam operasi ini. Mereka berasal dari Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Utara, TNI AL, Polres Batu Bara, Bea Cukai Kuala Tanjung, Satpol PP, KSOP Kuala Tanjung, unsur Kejaksaan, serta seluruh UPT Imigrasi se-Sumatera Utara.

Apel juga dihadiri 30 tamu undangan dari jajaran pemangku kepentingan strategis, di antaranya Bupati Batu Bara, Kakanwil Bea Cukai Sumut, Kabinda Sumut, Danlanal Tanjung Balai Asahan, Kapolres Batu Bara, Kajari Batu Bara, Kepala KSOP Kuala Tanjung, serta unsur Forkopimda lainnya.

Usai apel, operasi langsung berlanjut dengan patroli laut menggunakan dua kapal Bea Cukai. Patroli ini akan digelar secara rutin untuk menjaga perairan Batu Bara, mencakup pengawasan orang, barang, hingga kedaulatan teritorial.

Sinergi lintas instansi ini menjadi wujud nyata komitmen Imigrasi Sumut dalam menjalankan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, sekaligus mewujudkan visi Imigrasi untuk Rakyat yang diusung Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko.(JN)

Lebih baru Lebih lama