Tinjau Lapas Kelas III Kota Pinang, Kakanwil Ditjenpas Sumut Tekankan Integritas dan Penguatan Tusi


Bos com,KOTA PINANG- Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, melakukan kunjungan dan monitoring ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kota Pinang, Minggu (30/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan berjalan optimal, sekaligus melihat secara langsung kondisi sarana prasarana, pelayanan warga binaan, serta aktivitas petugas.

Kakanwil tiba di Lapas Kelas III Kota Pinang sekitar pukul 16.50 WIB dan langsung melakukan peninjauan sejumlah area didampingi Kepala Lapas Kelas III Kota Pinang, Haris Damanik, bersama jajaran pejabat struktural.

Salah satu yang menjadi perhatian Kakanwil adalah dapur sehat Lapas. Jalu meminta jajaran memastikan kebersihan dan higienitas dapur tetap terjaga sehingga proses pengolahan makanan bagi warga binaan memenuhi standar kebersihan dan kesehatan.

Selain itu, Kakanwil turut menanyakan secara langsung mekanisme penerimaan dan pemasukan bahan maupun barang makanan ke dalam Lapas. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan tertib dan sesuai dengan ketentuan serta prosedur yang berlaku.

"Saya minta area dapur ini selalu dijaga kebersihannya. Pastikan seluruh proses, termasuk mekanisme barang dan bahan makanan yang masuk, berjalan sesuai aturan," tegas Jalu.

Usai meninjau dapur, Kakanwil memantau salah satu program ketahanan pangan, yakni budidaya ikan lele yang dikelola Lapas Kelas III Kota Pinang. Menurutnya, program ketahanan pangan harus terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya mendukung kemandirian pangan sekaligus pembinaan keterampilan bagi warga binaan.

Kakanwil kemudian meninjau blok hunian dan berinteraksi langsung dengan sejumlah warga binaan. Jalu menyapa serta menanyakan kondisi dan pelayanan yang mereka terima selama menjalani masa pembinaan.

"Kita ingin memastikan warga binaan mendapatkan pelayanan yang baik. Saya juga ingin mendengar langsung bagaimana kondisi dan pelayanan yang mereka terima di dalam Lapas," ujar Jalu.(JN)



Lebih baru Lebih lama