Bos com,BENGKULU- Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Bengkulu mengikuti kegiatan Sosialisasi Pedoman Manajemen Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi yang diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting, Jum'at (31/10).
Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Bengkulu, Suci Winarsih, bersama jajaran Deiabat struktural di ruang kerja Lapas. Sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya Ditien Pemasyarakatan dalam memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan jajaran Pemasyarakatan dalam menghadapi potensi krisis di lapangan.
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai langkah-langkah penanganan krisis secara terintegrasi, mulai dari pencegahan, penanggulangan, hingga pemulihan kondisi pascakejadian.
Kalapas Perempuan Bengkulu, Suci Winarsih, menyampaikan bahwa kegiatan ini meniadi momentum penting bagi jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan profesionalitas dalam melaksanakan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
"Dengan pedoman yang terintegrasi, kita dapat bekerja lebih sigap, terarah, dan terukur dalam menangani setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban," ujar Suci.
Kegiatan ini juga meniadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi (tusi) Pemasyarakatan yang berorientasi pada keamanan, ketertiban, dan pembinaan berkelanjutan.(JN)
