Kepala LPKA Medan, Fauzi Harahap, menegaskan komitmen untuk memastikan seluruh petugas memahami pentinqnya data perkualitas dalam mendukuna orogram pembinaan. "Satu Data bukan hanya kewajiban administrasi, melainkan fondasi penting dalam ewuludkan tata kelola pemasyarakatan yanq profesional akuntabel, dan transparan. Dengan data yang akurat dan terinteqrasi ayanan pembinaan bagi anak binaan dapat direncanakan dan dievaluasi secara lebih tepat sasaran," tegas Fauzı
Kepala Seksi Pembinaan LPKA Medan. Ahmad Kholi Siregar menekankan bahwa peninqkatar kapasitas petugas merupakan bagian penting dalam memperkuat kualitas pelaporan. "Petugas pembinaan perlu memahami mekanisme pelaporan yang benar agar data yang masuk tidak hanya lengkap, tetapi juga perkualitas. Data yang baik akar sangat membantu kami dalam nerancang program pembinaan yang efektif untuk anak-anak binaan,' ungkapnya.
Sosialisasi ini menahadirkar Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Gun Gun Gunawan, sebaqal narasumber utama. Dalam paparannya, ia memperteqas bahwa seluruh UPT harus memiliki kesadarar <olektif untuk meniaga intearitas ata. "Satu Data Pemasyarakatar adalah pondasi transformasi diaital yang sedang kita bangun bersama. JPT harus memastikan setiap data nasuk sesuai standar, valid, dar berkelanjutan. Data yang baik akan nelahirkan layanan yang baik," jelasnya.(JN)
