Tutup Kegiatan Pelatihan Kemandirian Keterampilan Bersertifikat, Kakanwil : WBP Harus Mampu Berpikir Kreatif -->

Tutup Kegiatan Pelatihan Kemandirian Keterampilan Bersertifikat, Kakanwil : WBP Harus Mampu Berpikir Kreatif

07 Juli 2021, 07 Juli

Bos Com,MEDAN - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara (KUSUMA), Imam Suyudi didampingi oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Anak Agung Gde Krisna dan Kepala Divisi Keimigrasian Anggiat Napitupulu menutup Kegiatan Pelatihan Kemandirian Keterampilan Bersertifikat bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Medan yang bekerjasama dengan Lembaga Pelatihan Kerja Yayasan Srikandi bertempat di Gedung Bengkel Lapas, Rabu 07 Juli 2021.

Dalam sambutannya, Kalapas Surta Duma Sihombing mengatakan Pelatihan kemandirian untuk Narapidana dilaksanakan selama 7 bulan dimulai dari 18 Januari 2021 sampai dengan tanggal 07 Juli 2021 dan diikuti oleh 120 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan masing-masing pelatihan diikuti 20 orang WBP dan seluruhnya sudah bersertifikat.


Dalam pelatihan kemandirian ini, narapidana berfokus  dengan  kejuruan  garmen  apparel  (Konveksi  &  Tekstil) dengan  6  sub  pelatihan.Sementara itu, Kakanwil dalam sambutannya menyampaikan dalam rangka kerjasama

Kakanwil dan jajaran KUSUMA mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Srikandi yang sudah terselenggaranya pelatihan ini. Diharapkan hasil yang telah diproduksi dapat dipasarkan kepada masyarakat luas dengan bantuan dari Yayasan Srikandi.


Kakanwil mengharapkan hasil yang diproduksi, contohnya berupa kaos atau sablon maupun produk lain yang dihasilkan harus memiliki kualitas yang baik agar dapat dipromosikan kepada Stakeholder dan dapat dipasarkan secara online melalui promosi di media online, contohnya melalui instagramnya Lapas Perempuan.


"Pemasaran secara online merupakan cara yang paling efektif dan gampang dalam hal pemasaran.WBP harus mampu berpikir kreatif dalam menghasilkan suatu produk", ucap Kakanwil.


Kakanwil menyarankan WBP apabila menghirup udara bebas nantinya mempunyai ketrampilan yang bisa dimanfaatkan dan bisa memperbaiki perekonomiannya.


Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala UPT sekitar dan pegawai Lapas.(Jhonsen)

TerPopuler