Otak Pelaku Pembobol Swalayan Indomaret Terpaksa Ditembak -->

Otak Pelaku Pembobol Swalayan Indomaret Terpaksa Ditembak

19 Maret 2020, 19 Maret
Binjai – Otak pelaku pembobol swalayan Indomaret di wilayah hukum Kepolisian Binjai Barat Raja Maratua Sakti Lubis alis Ucok Kebong yang sempat masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) terpaksa ditembak karena coba melarikan diri saat pengembangan kasusnya.

Hal itu disampaikan Kasubag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting, di Binjai, Kamis.

Siswanto menjelaskan setelah pelaku di bawa guna menunjukkan dimana barang-barang milik swalayan Indomaret yang belum sempat dijual dan pada saat dilakukan pengembangan pelaku melarikan diri dan langsung tim melumpuhkan pelaku secara terarah dan terukur.

Setelah itu pelaku dibawa ke rumah sakit umum Djoelham Binjai untuk dilakukan pengobatan secara medis dan setelah itu diboyong ke Polsek Binjai Barat untuk dilakukan pemeriksaan.

Seperti diketahui Polsek Binjai Barat menerima pengaduan dari Heni Fadilah dimana swalayan Indomaret di Jalan Gatot Subroto Kelurahan Bandar Sinembah Kecamatan Binjai Barat dibobol pencuri.

Dimana peristiwa itu terjadi Rabu ( 11/3) sekitar pukul 06.30 WIB, terjadi Tindak Pidana Pencurian dengan pemberatan (curat) di swalayan Indomaret.

Adapun diduga pelaku masuk ke swalayan Indomaret dengan cara memanjat lantai tiga dan merusak pintu jerjak selanjutnya masuk dan mengambil barang-barang berupa susu berbagai jenis, odol gigi berbagai jenis dan lipstik merk wardah.

Atas kejadian itu pihak Indomaret mengalami kerugian mencapai Rp 13.400.000( tiga belas juta empat ratus ribu rupiah).

Selanjutnya Kamis (19/3) sekitar pukul 02.30 WIB, tim Opsnal Reskrim mendapat informasi bahwa otak pelaku pembobolan yaitu Raja Martua Sakti Lubis alias Ucok Kebong (DPO) sedang berada di rumah.

Lalu Kanit Reskrim Ipda HM Firdaus SH langsung memimpin anggota untuk melakukan penangkapan dan pelaku pun berhasil di tangkap yang sebelumnya sempat bersembunyi di atas loteng.

Selanjutnya pelakupun mengakui perbuatannya dan alat yang dipakai untuk membobol pintu besi dengan menggunakan parang (sudah disita di dapur pelaku).

Setelah pelaku di bawa untuk menunjukkan dimana barang-barang milik Indomaret yang belum sempat dijual dan pada saat dilakukan pengembangan pelaku melarikan diri dan langsung tim melumpuhkan pelaku dengan tembakan secara terarah dan terukur.(Red)

TerPopuler