Labusel Kaya Akan Industri Pariwisata -->

Labusel Kaya Akan Industri Pariwisata

22 Februari 2019, 22 Februari

LABUSEL - Kabupaten Labuhanbatu Selatan kaya dengan industri wisata alamnya. Hal ini terbukti pada saat destinasi Alam Sampura RJ yang terletak di Desa Mandalasena Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Rabu 19 Februari 2019 disurvei Dinas Pariwisata Labusel beserta FAJI (Federasi Arung Jeram Indonesia) untuk tempat pelaksanaan  akan di adakanya kegiatan arung jeram.

Lokasi Alam Sampuran RJ merupakan lokasi wisata yang alami, dimana air jernih yang mengalir dari hulu Sungai Hulumahuam dan bebatu yang indah khas bentukan alam beserta pasir putih di tepi sungai menambah keindahan lokasi wisata Sampuran RJ ini.

Luas lokasi alam Sampuran ini lebih kurang 20 hektar, 10 hektar kawasan hutan lindung dan 10 hektar lagi milik masyarakat.

Saat tim FAJI Kota Medan mensurvei Lokasi Alam Sampuran RJ dengan perahu karet, terlihat masyarakat sangat antusias untuk melihat langsung tim FAJI Kota Medan beraksi mengarunggi medan air jernih dan bebatuan yang alami dengan perahu karet.

Ketika dikonfirmasi, Kadis Pariwisata Kabupaten Labusel, Balyan Nasution mengatakan bahwa Sampuran RJ Mandalasena ini sudah komunikasikan dengan yang punya lahan.

“Insya Allah masyarakat mau bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan untuk Anggaran Tahun 2020 kita akan buat Proposal ke Kementerian Pariwisata di Jakarta. Mari kita berdoa supaya mendapat tanggapan dari Kementerian Pariwisata,” harapnya.

Terkait dengan pelaksanaan Arung Jeram ini, Balyan Nasution menyampaikan tergantung dari kesiapan peserta. “Kalau memang Federasi Arung Jeram menyatakan layak, maka kita akan ada event tahunan untuk Kabupaten dan Provinsi Sumatera Utara. Tapi kita lihat dulu perkembangan atau tanggapan dari Federasi Arung Jeram Pusat,” ujarnya.

Lanjut Balyan, tujuan kedepan dibentuknya wisata destinasi ini adalah sebagai alternatif masyarakat yang hendak berwisata supaya tidak jauh lagi dan nantinya pihaknya akan serius menangani ini untuk menghasilkan Pendapatan daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan kedepannya.

“Harapan kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pariwisata, hendaknya permintaan kami ini supaya dikabulkan,” ungkap Balyan selaku Kadis Pariwisata Labusel.

Sementara Pembina FAJI Kota Medan Dedi Armaya menyampaikan ekspedisi ini luar biasa untuk dibuat event Arung Jeram. “Ini sangat bagus dan kita sangat apresiasi dengan sungai yang ada di labusel ini,” ujarnya.

Dedi juga berharap Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan bisa mengembangkan potensi alam ini dan bisa membuat suatu event yang kedepannya bisa membangkitkan Ikon-Ikon pariwisata yang ada di Labusel. “Kami juga berharap supaya kedepan akan ada event Arung Jeram, baik Kabupaten maupun Provinsi,” ungkap Dedi. (Sulaiman)

TerPopuler