Pasca Ditangkapnya Andi Arief, Kita Krisis Tokoh Panutan -->

Pasca Ditangkapnya Andi Arief, Kita Krisis Tokoh Panutan

05 Maret 2019, 05 Maret



 MEDAN
Akademisi USU Roy Fachraby Ginting  SH MKn mengatakan,  saat ini bangsa kita telah mengalami krisis moral dengan tingkat stadium titik nadir yang melahirkan kemunafikan yang sangat luar biasa dan itu disebabkan oleh korupsi dan narkoba yang terus bermunculan bagaikan gunung eks yang terus menggelinding.
Penyalahgunaan narkoba terus terjadi dan terungkap yang melibatkan elit pemimpin dan hal ini tentu harus kita perangi dan ditindak dengan serius,kata Roy Fachraby Ginting, Selasa (5/3) ketika diminta pendapatnya terkait Wasekjen Demokrat Andi Arief ditangkap terlibat narkoba.
Di UPT LIDA USU kampus Padang Bulan Medan,  Roy Fachraby mengatakan,  kasus Andi Arief menandakan ada sesuatu yang salah dalam proses kepemimpinan bangsa kita ke depan. Kita selama ini melihat betapa kritisnya tokoh sekaliber Andi Arif dan kenyataannya seperti kita lihat saat ini.
"Kita terkejut dan sangat luar biasa pemandangan yang dipertontonkan kepada rakyat. Seorang tokoh yang luar biasa kritiknya dan daya kritisnya serta moral yang dipertontonkan dan semua bisa terbalik 180 derajat dalam waktu yang demikian cepat," kata Roy Fachraby. 
Roy mengingatkan, kita tidak tahu, ke depan siapa lagi elit kita yang ditangkap karena korupsi, narkoba bahkan terorisme.  Saatnya aparat penegak hukum menindak dengan tegas dan tanpa pandang bulu tindak pidana yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba yang sama bahayanya dengan pidana berat lainnya.
Narkoba itu selevel korupsi dan bahkan dengan terorisme, selevel dengan tindakan kejahatan yang sangat luar biasa dan hal itu melahirkan kemunafikan yang sangat luar biasa pada elit kita, kata Roy Fachraby.
Negara perlu secara terus menerus melatih para mantan penyalah guna narkoba dengan berbagai keterampilan kerajinan tangan, misalnya atau pelatihan peternakan dan pertanian dan dengan demikian, ada kesibukan dan penyadaran diri untuk jera dan tobat, kata Roy Fachraby. 
"Berikan tempat kepada  korban narkoba menjadi momentum, sebagai upaya menyelamatkan bangsa Indonesia dari penyalahgunaan narkotika serta menumbuhkan komitmen bersama agar peduli terhadap permasalahan penyalahgunaan narkoba,"katanya. (Dame)

TerPopuler